Tampilkan postingan dengan label politik & ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik & ekonomi. Tampilkan semua postingan

Subsidi Di Tarik Gaji Tak Naik, Orang Kaya Makmur Orang Miskin Mati?





Banyak orang berfikir subsidi itu tak baik akan menyusahkan pemerintah ke depannya nanti, lihat Venezuela yang bangkrut akibat kebijakan subsidinya. Itu bukan rekayasa namun fakta nyata bahwa subsidi akan menjadi beban negara di kemudian hari.

Banyaknya subsidi yang memanjakan rakyat tentu saja akan menjadi bumerang ke depannya, apalagi untuk memenuhi kebutuhan subsidi negara harus berhutang Venezuela dan Bolivia adalah 2 negara yang melakukan subsidi dan terkena inflasi, kenapa?





Subsidi akan menjadi beban APBN, dan bila itu tidak terpenuhi maka berhutang akan menjadi persoalan baru untuk negara. Maka jangan heran bila saat ini banyak subsidi yang dicabut kebijakannya oleh pemerintah saat ini. Bahkan LPG gas 3kg pun akan diberikan harga pasar sesuai dengan harga gas dunia.

Pemikiran orang awam, Bila subsidi di cabut maka orang miskin mati, orang kaya makmur, karena harga bahan pangan akan mengalami kenaikan dengan efek domino ketika kebutuhan dasar yang ada di tarik subsidinya. Pengusaha akan mendapatkan keuntungan dari penjualan dimana harga pada naik? Bukankah itu akan memicu inflasi lanjutan.



Eittss ntar dulu itukan pemikiran orang awam, namun pemikiran ekonomi malah terjadi sebaliknya. Masih ingatkan apa yang dilakukan Bolivia untuk mencegah inflasi yaitu mencabut subsidi BBM, ketika subsidi dicabut maka beban negara pun berkurang inilah yang menghentikan laju inflasi. Hiperinflasi yang terjadi di Bolivia akhirnya terhenti pada tahun 1985 karena defisit anggaran tersebut sudah tertutup.

Subsidi itu untuk rakyat Indonesia sebuah kenikmatan yang hakiki, maka ketika di cabut akan ada gejolak bahwa Pemerintah tidak pro rakyat. Maka Subsidi yang diberikan pemerintah harusnya tepat sasaran, untuk harga minyak bumi dan gas atau harga barang tambang lainnya kebijakan subsidi harus dilepas karena beban negara sangat besar dan tak semua warga menikmati hasilnya.



Kalau harga lain ikut merangkak naik bagaimana ketika BBM dan Gas Dicabut subsidinya? Maka Pemerintah akan mengatur ketersediaan barang pokok agar tidak mengakibatkan kelangkaan di pasaran, ketika pihak swasta banyak menjalankan roda ekonomi di sebuah negara otomatis gaji SDM pun merangkak naik.

Maka tak heran BUMN satu persatu lepas ke pihak swasta untuk mencari dana pajak, secara hitungan harusnya pemerintah akan punya uang. Sedangkan untuk rakyatnya yang dibiarkan hidup mandiri, akan bersinggungan dengan hukum alam siapa yang kuat ia akan bertahan dan SDM di bawah akan semakin kreatif dan inovatif. Karena bagi masyarakat yang lemah akan terpinggirkan secara perlahan, terlihat kejam tapi faktanya begitu.



Subsidi nikmat tapi bagai candu, kalau terbiasa di subsidi ketika lepas masyarakat tak bisa mandiri. Hingga inflasi seperti Venezuela bukanlah mimpi tapi fakta nyata, kesalahan sistem negara yang menjadikan subsidi adalah sebuah kewajiban.

Tapi hingga hari ini tetap saja pemikiran kita melihat subsidi di tarik, pengusaha teriak bahan pokok mahal hingga tak ada kenaikan gaji, maka keuntungan pun terus di kejar oleh banyak pedagang mereka pun tambah kaya sedangkan mereka yang miskin pun dibiarkan mati. Bukan tak mungkin akan ada banyak keluarga yang mengurus surat keterangan miskin yang baru, orang miskin di pelihara negara atau hanya sebuah retorika karena hingga hari ini mereka yang mengais rejeki berada di depan lampu merah, tidur di emperan toko, hingga hidup dari sisa-sisa makanan di tong sampah masih terlihat nyata.





Bagaimana cara mengatasinya hanya satu kata 'Subsidi' sungguh dilema sebuah negara yang katanya kaya tapi masyarakatnya tak paham kenapa negara kaya tapi hidup rakyatnya miskin? Mereka pun mengalihkan pandangan ke Brunei yang banyak hidup dari subsidi kerajaannya, hmmm jadi pertanyaannya subsidi itu perlu atau tidak?

Penyebab Banjir Jakarta Ditinjau dari Sisi Teknis!

Pada tahun baru 2020, masyarakat khususnya warga DKI Jakarta tertimpa musibah banjir yang cukup parah. Penyebabnya dapat berbagai macam bahkan untuk tiap daerah, penyebab datangnya air bah menuju perumahan warga dapat berbeda-beda. Tidak ada penyebab spesifik dari musibah banjir Jakarta ini. Namun, yang tidak pernah kita sadari sebelumnya, sejatinya terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan banjir terjadi. Hal-hal tersebut seting kali diabaikan oleh masyarakat sekitar padahal dampaknya cukup signifikan terhadap terjadinya banjir. Faktor-faktor tersebut diantaranya:



1.     Tutup Selokan Lebih Tinggi dari Jalan

Pemasangan tutup selokan besi pada prakteknya banyak sekali kasus yang tidak memperhatikan kondisi dari jalan. Sering kali pemasangan tutup selokan tersebut justru berada di atas dari elevasi jalan sehingga, air yang harusnya dapat dialirkan dari daerah yang lebih tinggi ke daerah yang lebih rendah malah tertahan atau bahkan menggenang di jalan. Jika kondisi tersebut terus berlanjut, potensi banjir datang akan sangat besar terlebih saluran drainase tidak berfungsi dengan baik akibat tutup selokan yang posisinya lebih tinggi dari elevasi jalan.



Foto: suara.com



2. Pengecoran Tidak Memperhatikan Kemiringan

Dalam praktek pengecoran, baik itu perkerasan kaku menggunakan beton maupun perkerasan lentur menggunakan aspal, jalan harus dibuat sesuai standar yang ada. Di Indonesia sendiri, sering sekali pengecoran dilaksanakan tanpa memperhitungkan kemiringan jalan terutama pengecoran-pengecoran yang dilakukan di perumahan. Padahal, kemiringan jalan tersebut sangat penting sebagai sarana air untuk mengalir. Di dalam standar, kemiringan yang disyaratkan adalah dua persen.



Foto: polsri.ac.id



3. Kurangnya Daerah Resapan Air
Di kawasan urban seperti kota Jakarta, sangat sulit sekali untuk mencari daerah resapan air yang baik. Pertumbuhan penduduk dan maraknya praktik urbanisasi menuju kota-kota besar seperti Jakarta tentu membuat kebutuhan akan tempat tinggal menjadi meningkat pesat. Oleh karena itu, banyak sekali lahan-lahan yang seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai daerah resapan air malah dibangun menjadi daerah tempat tinggal seperti perumahan, hotel, apartemen, dan lain sebagainya.



Foto: dprd-kaltimprov.go.id



4. Tata Kota Tidak Sesuai Master Plan

Setiap kota di dunia tentu memiliki master plannya tersendiri tak terkecuali kota sebesar Jakarta. Perencanaan tata kota berbasis master plan sejatinya sangat penting dan krusial agar kota dapat diatur dengan baik. Namun pada kenyataanya, banyak kota-kota di Indonesia terutama Jakarta melakukan pembangunan tanpa memperhatikan master plan kota sehingga daerah-daerah yang seharusnya diperuntukan sebagai daerah



Foto: citragardencity.com


Tips Memilih Pinjaman Online Langsung Cair Dalam hitungan Menit

Pinjaman-Online
Pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit menjadi penawaran yang menarik di kalangan milenial saat ini. Kemudahan ini sangat mendukung gaya hidup yang serba cepat dan praktis. Pasalnya, meminjam uang ke penyedia jasa keuangan konvensional seperti Bank, sangat memakan waktu, dan memerlukan banyak sekali persayaratan. Itu pun pinjaman belum tentu disetujui.

Pinjaman online dinilai lebih menguntungkan terutama bagi yang membutuhkan bantuan keuangan mendadak. Tetapi, Anda juga tentu harus cermat dalam memilih jasa penyedia pinjaman online yang terpercaya.

Supaya tidak merugi karena mengunakan jasa pinjaman online fiktif, berikut ini adalah tips memilih pinjaman online langsung cari dalam hitungan menit yang aman.

1. Pilih penyedia jasa pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK

terdaftar OJK

OJK atau otoritas jasa keuangan adalah lembaga yang mengatur dan mengawasi semua aktifitas yang terjadi di sektor keuangan, termasuk mengawasi penyedia pinjaman baik konvensional atau online. Sudah menjadi rahasia umum bahwa tidak semua yang ada di internet memiliki legalitas. Apalagi penyedia pinjaman online yang kian menjamur, tidak semuanya bisa dipercaya. Maka dari itulah Anda harus lebih waspada saat memilih pinjaman tersebut.

Menurut Duwitmu, penyedia jasa pinjaman online yang terdaftar di OJK menunjukkan legalitas perusahaan tersebut. Kerugian atau penipuan dapat diminimalisir dengan mempercayakan kebutuhan Anda pada perusahaan resmi. Anda mendapatkan jaminan keamanan dalam bertransaksi, dan hak-hak sebagai konsumen pun dilindungi. Contohnya, ketika terjadi hal-hal yang merugikan terkait kesepakatan pinjaman online, debitur bisa membuat laporan kepada pihak berwajib.

OJK juga membuat regulasi mengenai jasa pinjaman online guna menghindari munculnya rentenir online, yang sangat merugikan konsumen pinjaman online seperti regulasi yang dibuat terkait dengan bunga yang diwajibkan kepada konsumen sebagai nilai tambah dari nominal yang harus dikembalikan. Dengan memilih jasa pinjaman online yang terdaftar OJK sangat menguntungkan dan menenangkan.

2. Transparansi informasi penyedia pinjaman

transparansi pinjaman online

Pilih penyedia jasa pinjaman online yang transparan. Karena konsumen tidak bertemu langsung dengan pihak kreditur, jadi segala informasi mengenai pinjaman harus jelas dari awal, mulai dari berapa pagu kredit yang akan diberikan, bunga yang dibebankan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, cara pengambilan pinjaman, cara pembayaran cicilan dan biaya-biaya lainnya.

Dengan mengetahui transparansi informasi pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit, konsumen bisa mempertimbangkan nominal yang akan diajukan dan menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar cicilan sesuai kesepakatan.

Dengan begitu, konsumen tidak dirugikan karena sudah menyetujui apa yang dibebankan atas pinjaman yang diterima dan mengetahui resikonya  jika terjadi keterlambatan membayar dari jatuh tempo.

3. Review dari konsumen sebelumnya

review konsumen

Tips memilih pinjaman online berikutnya adalah dengan mencari review dari konsumen sebelumnya. Penyedia jasa pinjaman pastinya akan menampilkan review konsumen sebagai testimoni positif atas jasa yang diberikan. Biasanya testimoni ini akan mudah ditemukan di halaman website sebagai promosi dan bagian dari transparansi informasi.

Sebagai calon konsumen, Anda bisa memilih penyedia jasa pinjaman dengan review yang positif mengenai kenyamanan pelayanan yang didapatkan, kecepatan proses pencairan, kemudahan tracking status pinjaman, bunga yang kompetitif dan sebagainya. Review positif konsumen menunjukkan bahwa perusahaan penyedia jasa pinjaman bisa dipercaya dan sudah berpengalaman.

Ketiga tips sederhana di atas bisa menjadi acuan dalam menentukan jasa pinjaman mana yang bagus menurut Anda. Bijaklah dengan memilih jasa pinjaman sesuai kebutuhan bukan mengikuti tren. Pastikan data Anda aman dan tidak disalahgunakan. Pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit memang menggiurkan tetapi jangan dijadikan sebagai kebiasaan dalam berhutang.